Berbagai Topik untuk didiskusikan dan berbagai pendapat
Topik 1, 28 Pebruari 2007.
Biennale Seni Rupa , antara perlu dan tidak perlu
Sejak insiden CP Biennale 2005 lalu, banyak penggiat, pengamat dan khalayak seni rupa di Indonesia merasa pesimis dengan penyelenggaraan biennale di tanah air. Lontaran kritik, keprihatinan, bahkan cacian,dan umpatan, kesinisan, terhadap seputar peristiwa biennale di Indonesia kemudian merebak, seperti yang terjadi pada Biennale Jogja 2005 dan Biennale Bali pertama. Bahkan kemudian banyak peserta di Biennale Jakarta 2006, urung atau mengundurkan diri dari kesertaan, ini suatu preseden yang harus dicermati. Namun disisi lain, khalayak seni rupa pun banyak yang tak memahami benar tentang tujuan-tujuan utama dari penyelenggaraan bienale. Disini tercemin juga bagaimana sengkarut soal infrastruktur seni dalam hal pengelolaan sebuah biennale dilaksanakan, dan mediasi kepentingan suatu peristiwa biennale / triennale kepada khalayak seni.Namun, sebagian dari khalayak masih punya keinginan untuk melihat biennale yang lebih baik dimasa depan….klik ke halaman topik 1
ISLAM dan SENI RUPA
Kapan Islam bersentuhan dengan dunia seni? Menurut Ahmad Amîn seorang sejarawan muslim terkemuka dalam karyanya, Fajr al-Islâm (Fajar Islam), bangsa muslim pada dasarnya tidak mengenal seni, budaya dan peradaban. Mereka mengenal seni setelah keluar dari sarangnya, tanah Hijaz (Saudi Arabia saat ini). Islam baru bersinggungan dengan seni rupa, musik, dan arsitektur setelah menguasai pusat-pusat peradaban dunia pra-Islam. Terutama pada masa Dinasti Umayyah di Damaskus (Siria) dan Dinasti Abbasiah di Baghdad (Irak). Demikian juga tradisi-tadisi keilmuan Islam seperti tafsir, hadis, fikih, ilmu kalam (teologi), dan tasauf, yang disusun dan dikodifikasikan karena pengaruh dari peradaban-peradaban lain…. klik ke halaman topik 2
Pancaran dari Pusat Asia
Saat ini China dengan cepatnya menjadi pusat baru berbagai aktifitas seni rupa kontemporer dunia. Museum – museum didirikan , galeri – galeri dan balai lelang menjamur, studio – studio dan distrik seniman bertebaran. Menawarkan suguhan atraktif bagi banyak pelancong khusus, pedagang, seniman dari luar negeri. China adalah tontonan (spectacle) . Rupanya pemerintah China juga telah mencium potensi seni rupa kontemporer bagi ekonomi negara. Gedung-gedung terbengkalai mulai difungsikan untuk aktifitas seni, museum kontemporer dibangun…Klik ke halaman topik 3
Topik 4 (6 Maret 2007)
Hal Lain dari Seni Rupa Pertunjukan (Performance Art)
Akhir tahun lalu, secara kebetulan seorang pengamat Seni Rupa Pertunjukan China, kelahiran Belanda, Dr. Thomas J. Berghuis, mengadakan loka karya bersama beberapa kurator muda, di Bandung. Ia baru saja menerbitkan buku hasil risetnya selama 6 tahun, berjudul “ Performance Art In China”. Menurutnya, bila kita membicarakan seni rupa konseptual China, mau tak mau harus memperhatikan praktek SRP. Karena ia menganggap, selain berbagai latar belakang pengaruh sosial – politik dan perkembangan lokal yang radikal , tetapi bahwa juga muncul kesadaran baru. SRP pada dasarnya adalah aksi tubuh dalam seni rupa yang berperan sebagai media ungkap, atau “the role of the mediated subject of the acting body in art,”. Dalam artian, bahwa tubuh selalu hadir dalam praktek seni rupa juga sebagai penampakannya (subsequent), representasi sekunder dalam medium seperti fotografi, video, bahkan lukisan…Klik ke halaman topik 4
This page has the following sub pages.
sangat bagus….
bisa ga saya pakai artikel yang ada diblog ini untuk di blog guru seni rupa?… thx
mohon maaf, saya link ke blog saya ya. persamaan hobi nih…
Visual Art
saya berharap banyak; media visual art memberikan persepsi
baru bagaimana saya memandang seni visual secara keseluruhan.
saya ingin belajar banyak tentang seni rupa, demikianpun dengan seni visual secara umunya…
saya sangat awam tentang segala hal yang berhubungan dengan seni rupa, terutama nilai-nilai yang menyertainya…
saat ini saya melukis mengunakan cat minyak dengan media kanvas…
keterbatasan pengetahuan, orang-orang, ataupun komunitas yang relevan sangat menyulitkan saya dalam berproses serta belajar.
adalah sebuah kebahagian bagi saya, terhadap siapapun yang ingin membantu saya.
TERIMA KASIH
boynedihasan